Cara mencegah kanker payudara dapat dilakukan dengan mengurangi risiko-risiko tersebut dengan hal-hal ini.
Menjaga berat badan tetap ideal
Berat badan erat kaitannya dengan risiko
kanker payudara. Wanita yang mengalami pertambahan berat badan atau
obesitas setelah masa menopause, memiliki risiko terkena kanker payudara
sebesar 30-60 persen. Sementara, wanita yang mengalami pertambahan
berat badan atau obesitas sebelum masa menopause, risiko terkena kanker
payudara20-40 persen lebih tinggi dibanding dengan yang mempunyai berat
badan normal. Perubahan berat badan dan waktu terjadinya kenaikan berat
badan ini diduga berkaitan dengan keadaan hormon di dalam tubuh. Melihat
risiko ini, menjaga berat badan tetap ideal adalah salah satu cara
qmencegah kanker payudara yang dapat Anda lakukan.
Utamakan makanan sehat
Meskipun mengonsumsi buah-buahan dan
sayur-sayuran segar belum memberikan perlindungan yang efektif terhadap
kanker payudara, setidaknya hal tersebut dapat membantu mengurangi
risiko kanker payudara. Wanita yang sudah terkena kanker payudara pun
hidupnya dapat lebih berkualitas jika menghindari makanan berlemak.
Daging berlemak, sosis, krim, margarin, mentega, dan minyak adalah
sumber-sumber makanan untuk dihindari sebagai usaha pencegahan yang
disarankan.
Luangkan waktu untuk berolahraga
Wanita yang aktif secara fisik dapat
menurunkan risiko kanker payudara. Sebaliknya, risiko meningkat pada
wanita yang sudah bertahun-tahun tidak pernah mengolah fisiknya lagi.
Standar untuk melakukan olahraga aerobik intensitas sedang (seperti
bersepeda dan jalan cepat) adalah selama 2 jam 30 menit per minggu.
Hentikan kebiasaan merokok apa pun alasannya
Anda yang pernah menjadi perokok saja
masih memiliki risiko terkena kanker payudara sebesar 13 persen lebih
tinggi daripada mereka yang tidak pernah merokok sama sekali. Kondisi
yang lebih buruk bisa Anda alami jika masih aktif merokok, yaitu 24
persen berisiko lebih tinggi. Wanita yang sejak usia dini sudah
merokok, risikonya menjadi lebih tinggi lagi, yaitu ditambah 12 persen.
Satu lagi, wanita yang merokok sebelum kehamilan pertama, risiko akan
bertambah sebesar 21 persen. Melihat risiko-risiko ini, berhenti merokok
sekarang juga adalah pilihan yang paling tepat.
Membatasi minuman beralkohol
Mengonsumsi minuman beralkohol satu gelas
tiap hari dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara sebesar
10-12 persen dibandingkan dengan seseorang yang tidak mengonsumsi
minuman beralkohol. Potensi terkena kanker payudara lebih tinggi jika
biasa minum lebih dari segelas per hari. Hal ini dapat terjadi karena
ada kaitan antara tingkat alkohol dengan perubahan jumlah hormon di
dalam darah. Dalam hal ini sebagai cara mencegah kanker payudara adalah
mengurangi asupan alkohol, bahkan disarankan untuk menghentikan sama
sekali.
Menyusui bayi secara teratur
Meskipun tingkat penurunan risikonya
kecil, menyusui bayi dapat membantu mencegah kanker payudara. Tiap 12
bulan menyusui, risiko terkena kanker payudara dapat berkurang sebesar
4,3 persen.
Membatasi terapi hormon
Terapi hormon biasa dilakukan oleh wanita
terkait dengan masa menopause. Terapi yang umumnya menggunakan hormon
estrogen dan progesteron ini biasanya bersifat jangka waktu panjang,
yaitu sekitar 10 tahun. Karena itulah, terapi ini berisiko meningkatkan
kanker payudara. Namun ketika pemakaian dihentikan, dalam waktu sekitar
lima tahun, risiko tersebut dapat kembali berkurang. Apabila Anda
benar-benar membutuhkan terapi hormon, konsultasikan kepada dokter agar
kadar hormon tersebut dapat dikurangi.
Hindari terkena paparan radiasi
Ada beberapa hal yang mungkin membuat
Anda terpapar radiasi tingkat tinggi, misalnya penggunaan peralatan
kesehatan CT scan, bekerja di tempat pengobatan yang menggunakan
radiasi, dan terpapar asap kendaraan, serta bahan-bahan kimia. Lindungi
diri Anda dari paparan tersebut dan semaksimal mungkin dihindari.
Faktor Risiko Kanker Payudara
- Genetika. Anda wajib memerhatikan riwayat keluarga anda, apabila anda memiliki saudara atau leluhur yang terkena kanker payudara maka anda harus lebih waspada. Karena anda juga bisa terkena penyakit ini 4 kali lebih besar. Untuk itu, anda wajib sekali melakukan tes skrining pada payudara anda setiap rentan 6 bulan sekali agar anda bisa lebih aman jika terkena masalah yang sama.
- Wanita usia lansia. Wanita yang menginjak usia 50 tahun ke atas ternyata memiliki risiko tertinggi terkena masalah kanker payudara. Penyebabmya akibat dari perubahan hormon yang cukup signifikan di usia ini. Penyabab lainnya adalah karena sistem imun anda mulai melemah saat menginjak usia pertengan ini.
- Pubertas lebih awal. Saat ini banyak wanita yang mengalami pubertas lebih awal. Ternyata siklus ini juga bisa mempengaruhi anda terkena masalah kanker payudara. Ini biasanya karena hormon estrogen dan progesteron yang tidak stabil.
- Alat kontrasepsi. Alat kontrasepsi oral semacam pil dapat mengurangi risiko kanker ovarium dan kanker rahim, tetapi jenis kontarasepsi ini juga memiliki banyak efek samping. Salah satunya adalah peningkatan risiko mengembangkan sel kanker payudara.
- Masalah hormon. Wanita yang memiliki masalah hormon seperti kebanyakan hormon testoteron bisa menyebabkan wanita itu terkena masalah kanker payudara.
Cara Mengobati Kanker Payudara Secara Alami
Kami
De Nature Herbal menyediakan Obat Kanker Payudara. Obat Herbal kami telah terdaftar di BPOM,
DINKES, serta berlabel Halal dari MUI. Obat Herbal kami berbahan
ekstrak tumbuhan dan ramuan khas pengobatan kanker payudara maupun jenis
kanker lainnya.


